Senin, 13 April 2015

Kisah Nabi Daud a.s

Sejarah Singkat Nabi Daud A.S.

"Bismi-llahi ar-rahmani ar-rahimi"
(Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang)

Nabi Daud a.s. adalah putra dari Yasa. Beliau masih keturunan Bani Israil. Kaum Bani Israil sudah 
tidak memiliki pemimpin sejak wafatnya Nabi Musa a.s. Ketika itu ada seorang Nabi Syamuel dan 
atas perintah nya diangkatlah seorang pemimpin bagi Bani Israil yaitu Thalut.

Dimasa itu terdapat seorang Raja yang kejam bernama Djalut. Lalu Thalut memimpin peperangan 
melawan Raja Djalut yang kejam dan Zalim itu. Ketika akan berperang Daud yang masih kecil 
itupun disuruh ayahnya pergi berperang bersama tiga saudaranya. Daud membawa lima buah batu 
kecil dan cambuk yang terbuat dari tali, dan dia tidak mau menggunakan pedang yang diberikan 
kepadanya.

Pasukan Thalut berangkat ke medan perang, ditengah perjalanan mereka harus melewati sebuah 
sungai. Thalut berkata "Wahai pasukanku jangan kamu minum air sungai itu". Namun banyak yang 
meminum air sungai. Mereka yang meminum tidak kuat dan takut pergi berperang, hanya mereka 
yang beriman dan mendengar nasehat Thalutlah yang berangkat.

Dengan gagah berani pasukan Thalut berperang melawan pasukan Raja Djalut. Dan Raja Djalut 
menentang berduel satu lawan satu, maka Daudlah yang muncul kedepan. Raja Djalut tertawa 
terbahak-bahak melihat anak kecil yang menentangnya. Daud melemparkan cambuknya yang 
biasa digunakannya untuk mengusir anjing atau binatang lainnya. Cambuknya melilit leher Raja 
Djalut, lalu Daud menarik cambuknya hingga Raja Djalut terplanting dari atas kudanya.

Dan Daud melemparkan batu yang sudah dipersiapkannya itu tepat mengenai kedua mata Raja 
Djalut hingga pecah. Daudpun mengambil pedang Raja Djalut yang terjatuh itu dan memenggal leher 
Raja Djalut, tamatlah riwayat Raja yang kejam dan zalim itu.

Pasukan Thalut bergembira dan terpesona akan keahlian Daud yang masih kecil itu, mereka 
mengangkat Daud beramai-ramai karena gembiranya.

Thalut menjadi Raja dan memerintah Bani Israil dengan bijaksana, dan setelah Raja Thalut 
meninggal dunia maka beliau digantikan oleh Nabi Daud a.s. yang kemudian menjadi Raja Bani 
Israil sekaligus diutus Allah untuk menjadi Rasul.

Beliau memimpin kaumnya dengan bijaksana dan damai, Allah s.w.t. telah pula memberikan 
beberapa mukjizat pada Nabi Daud a.s. yaitu suaranya yang sangat merdu. Jika beliau membaca 
zabur dengan nyanyian yang merdu, maka bagi orang yang sedang sakit dan mendengarkannya 
maka akan sembuhlah dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar