Senin, 13 April 2015

Kisah Nabi Luth a.s

Sejarah Singkat Nabi Luth A.S.

"Bismi-llahi ar-rahmani ar-rahimi"
(Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang)

Nabi Luth a.s. adalah saudara laki-laki Nabi Ibrahim a.s. Beliau diutus oleh Allah s.w.t. 
ke negri Sadum (Palestina). Penduduknya sangat durhaka kepada Allah s.w.t. dan mereka mempunyai
budi pekerti yang sangat buruk sekali. Mereka memutuskan perkawinan untuk perkembangan 
keturunan, seorang lelaki tidak mau mengawini seorang perempuan, akan tetapi sebaliknya mereka 
menginginkan seorang lelaki harus mengawini seorang lelaki juga.

Pekerjaan mereka adalah merampok hak orang, menganiaya dan apabila dinasehati atau dipertakuti 
dengan siksaan Allah s.w.t. segera mereka akan menjawab "Datangkanlah siksaan Allah itu hai 
Luth, jika sekiranya engkau orang yang benar"

Sebelum negri Nabi Luth a.s. dimusnahkan, datanglah beberapa Malaikat yang menyerupai 
seorang laki-laki yang tampan ke rumah Nabi Luth a.s. Beliau merasa susah hati karena takut kalau 
tamu-tamunya itu diganggu oleh kaumnya yang sangat keji perbuatannya. Dan kebetulan mereka 
sedang mengintai tamu-tamu Nabi Luth a.s. itu, dan segera mereka datang kepada Nabi Luth a.s. 
dan langsung meminta tamu laki-laki yang tampan itu agar segera diberikan untuk memuaskan 
kesenangan terkutuk mereka masing-masing. Seraya Nabi Luth a.s. menjawab "Wahai kaumku, 
janganlah kamu mengganggu tamu-tamuku agar engkau mengawininya. Jika engkau mau biarlah 
aku carikan isteri (wanita) yang halal untuk engkau kawini, dan mengapa engkau sekalian tidak 
berpikir?"Seraya mereka menjawab "Hai Luth, sebagaimana engkau sudah mengetahui bahwa 
aku tidak suka kepada para wanita"

Demikianlah negri kaum Nabi Luth a.s. dimusnahkan oleh Allah s.w.t. dan sebelumnya itu 
Nabi Luth a.s. dan pengikut-pengikutnya yang beriman telah berpindah (hijrah) ke daerah lain dengan 
mendapat keselamatan dan lindungan dari Allah s.w.t. kecuali isteri dari Nabi Luth a.s. dia adalah 
termasuk orang-orang yang tertinggal dibinasakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar